Welcome To Our Magazine Website
 

Pertimbangan Khusus dalam Desain

Rangkuman ini berisi pengetahuan formal yang tepat untuk mahasiswa yang mempelajari desain interior. Membaca rangkuman ini akan memberikan pemahaman lebih mendalam dan mempersiapkan diri Anda untuk benar-benar memasuki dunia desain interior.

Pertimbangan Penting dalam Desain

  • Secara etis, desain berkaitan dengan lingkungan dan kebutuhan khusus penggunanya. Etika adalah kewajiban moral untuk melakukan apa yang benar.
  • Kita memiliki tanggung jawab etis untuk peduli pada bumi, rumah kita. Kita memiliki tanggung jawab etis yang sama untuk membuat hidup sebisa mungkin terbebas dari masalah desain untuk mereka yang menyimpang dari norma.

 

Pertimbangan Lingkungan

  • Desainer harus waspada dengan pengaruh desain mereka terhadap lingkungan dan selanjutnya terhadap pengguna.
  • Tanggung jawab tersebut meliputi menghindari limbah dan polusi, sekaligus memastikan desain bertahan lama sehingga desain tersebut tidak dibuang terlalu dini.
  • Ini adalah fitur penting dari desain yang bagus dan jika desainnya bagus, maka lingkungan dan pengguna pun diuntungkan.

Keawetan

Keawetan berarti memikiran tentang membuat bangunan dan lingkungan interior sekarang, tapi juga mempertimbangkan penggunaannya dalam 50 tahun atau 100 tahun lebih dari sekarang.

Termasuk juga beberapa strategi seperti penggunaan material ramah lingkungan, daur ulang, dan efisiensi energi.

Konsep keberlanjutan juga meliputi pengolahan limbah, penghindaran polusi, konservasi sumber daya, dan penggunaan material dan perlengkapan yang terbuat dari sumber daya terbarukan dengan rentang hidup yang panjang dan memerlukan pemeliharaan yang minimal.

Ada dua tipe sumber daya yang digunakan oleh pembangun dan pengembang: terbarukan dan tidak terbarukan.

  1. Sumber daya terbarukan meliputi bahan baku seperti kayu dari pohon yang bisa ditanam kembali di hutan pembangunan berkelanjutan.
  2. Sumber daya tidak terbarukan meliputi mineral dan metal dalam bentuk mentah, begitu juga bahan bakar fosil.

Efisiensi dan Kelestarian Sumber Daya

“Reduce, reuse, recycle, dan repair” merupakan ide yang sudah lama namun akrab dengan efisiensi sumber daya.

  1. Reduce-Mengurangi berarti mengurangi penggunaan.
  2. Reuse-Pemakaian Kembali berarti menemukan kegunaan baru dari barang-barang yang mulai usang.
  3. Recycle-Daur Ulang bisa jadi hampir sama dengan reuse, tapi juga berarti menyimpan barang bekas untuk didaur ulang, sehingga bisa digunakan kembali seperti baru. Kertas bekas misalnya, bisa diproses ulang menjadi kertas baru.
  4. Repair-Memperbaiki berart melakukan apa yang diperlukan untuk mengubah sesuatu yang sudah tidak lagi berfungsi, atau sudah rusak, supaya berfungsi kembali, daripada membuangnya.

Hidup Sederhana dan Keawetan

  1. Orang yang hidup secara sederhana menggunakan apa yang mereka miliki dan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan, bukan untuk memuaskan keinginan mereka.
  2. Pengorganisasian dan perawatan adalah bagian-bagian penting dalam hidup sederhana.
  3. Hidup sederhana juga berarti memiliki pengawasan bijak, yang berarti tidak hanya peduli pada apa yang kita punya, tapi juga memiliki apa yang hanya benar-benar kita butuhkan. Ini berarti waspada terhadap hal-hal untuk berkontribusi terhadap kesehatan bumi sembari memastikan kesejahteraan diri sendiri atau keluarga.
  4. Jika kita membeli secara bijak, kita hanya boleh membeli satu kali. Hal itu mungkin membutuhkan pembersihan dan perawatan, tapi jika kita mengorganisir dan memperhatikan apa yang kita miliki, hal tersebut akan bisa digunakan bertahun-tahun, bahkan selamanya.
  5. Hidup sederhana berarti kita mengonsumsi lebih sedikit, mengurangi dampak bagi lingkungan sembari meningkatkan ketenangan pikiran.

Mendesain Umur Panjang dan Keawetan

  • Desain yang bagus bertahan terhadap uji waktu dan menambah kualitas pada sebuah komunitas secara tak terbatas.
  • Supaya awet, material dan pelengkap lain yang digunakan pada interior harus dipilih untuk desain yang bagus dan berkalitas, yang akan berumur panjang dan mengurangi limbah.
  • Mereka harus memastikan bahwa ap ayang mereka pilih dan tentukan memiliki kualitas yang awet.

Desain Universal dan Transgenerasi dan Kelestarian

Ada dua konsep yang berkaitan dengan peningkatan keawetan:

  1. Desain universal adalah desain produk dan lingkungan untuk digunakan oleh semua orang, untuk tak-seterbatas mungkin, tanpa memerlukan desain adaptasi atau khusus.
  2. Desain transgenerasi merupakan praktik dari pembuatan produk dan lingkungan yang sesuai dengan kekurangan fisik dan sensor berkaitan dengan penuaan pada manusia yang membatasi sebagian besar aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.

Desain Hijau

Produk hijau juga akan diproduksi secara hijau tanpa efek yang merugikan untuk lingkungan dan biasanya bisa didaur ulang atau dipakai kembali.

Produk hijau ramah lingkungan karena produk tersebut sedikit membahayakan atau sama sekali tidak membahayakan lingkungan atau karena produk tersebut dibuat dari material daur ulang.

Hal-hal untuk dipertimbangkan:

  1. Pilihlah produk hijau setiap saat.
  2. Pilih dan tentukan material yang bagus untuk dipakai.
  3. Perbaiki furnitur daripada membuangnya.
  4. Pastikan sistem furnitur dari para produsen bahwa mereka akan memperbarui produk mereka ketika sudah usang.
  5. Apabila memungkinkan, pilihlah pembungkus yang bisa digunakan kembali daripada menggunakan kardus untuk mengirim furnitur dan suku cadang.
  6. Apabila sesuai, pilihlah karpet bermotif yang akan menyamarkan noda dan pemakaian sehingga akan memperpanjang usia penggunaannya.
  7. Lakukan daur ulang kapanpun dan ajaklah komunitas sekitar untuk melakukan daur ulang dengan bergabung atau mendukung pusat daur ulang di rumah-rumah atau fasilitas umum.

Permasalahan Lingkungan Lainnya

Polusi udara di lingkungan interior. Hal-hal untuk dipertimbangkan:

  1. Biarkan perabot baru diangin-anginkan selama paling tidak 24 jam.
  2. Usahakan untuk memilih produk particleboard dan plywood yang tidak menggunakan
  3. Apapun desain yang dipilih, pastikan memiliki sirkulasi udara yang memadai.
  4. Bekerjasamalah dengan pemerintah setempat untuk membuat larangan merokok di tempat umum.
  5. Pastikan pondasi bangunan ditutup rapat untuk menghindari kontaminasi radon.
  6. Gunakan tanaman untuk membersihkan udara secara natural.

Konservasi Cahaya dan Energi

Cahaya natural atau cahaya di siang hari terbilang sehat, ekonomis, dan memuaskan secara estetis. Hal-hal untuk dipertimbangkan:

  1. Apabila memungkinkan, gunakan lampu neon daripada lampu pijar.
  2. Gunakan lampu pijar hanya di ruangan yang tidak lama ditempati, sehingga tidak membutuhkan lampu untuk terus menyala, misalnya kamar mandi.
  3. Penggunaan lampu yang banyak dalam waktu yang lama sebaiknya hanya ketika perlu menyelesaikan hal-hal penting.
  4. Gunakan peredam lampu dan timer untuk menghemat energi.
  5. Gunakan cahaya natural dari jendela yang ada di rumah.

Konservasi Jendela dan Energi

Hal-hal untuk dipertimbangkan:

  • Apabila memungkinkan, pilihlah jendela yang memiliki performa terbaik untuk bangunan baru.
  • Lindungi dan lapisi bingkai jendela.
  • Gunakan solusi simpel seperti menanam pohon besar untuk menghalangi sinar langung matahari ke dalam rumah.
  • Gunakan screen pada jendela untuk mengontrol sinar matahari.

Audit Energi

Audit energi dilaksanakan per ruangan dan diuji dengan tagihan penggunaan, yang akan menghasilkan sebuah laporan detail mengenai bagaimana sebuah rumah menggunakan atau membuang energi. Langkah-langkahnya adalah:

Membandingkan pemakaian dan tagihan

Bandingkan biaya pencahayaan dan penggunaan pendingin setiap bulannya, kemudian bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Periksa pendingin ruangan

Jagalah supaya pendingin ruangan selalu bersih dan bekerja baik  dengan pengecekan profesional setiap tahunnya. Biarkan ventilasi tertutup pada ruangan yang memakai pendingin ruangan supaya tidak banyak energi yang digunakan pendingin ruangan untuk membuat ruangan menjadi dingin sesuai keinginan.

Analisa yang lama dan baru

Rumah, produk, dan peralatan yang baru jauh lebih baik daripada yang lama.

Cari penggunaan yang tidak perlu

Cabutlah kabel alat elektronik yang tidak terpakai atau matikan saja.

Kurangi penggunaan

Kurangi penggunaan alat elektronik untuk menghemat energi.

 

Pertimbangan Untuk Pengguna Berkebutuhan Khusus

Desain Universal

  • Desain universal adalah desain yang dirancang dengan baik sehingga akan memenuhi kebutuhan setiap pengguna tanpa menarik perhatian bagi orang-orang dengan disabilitas.
  • Fasilitas baru didesain untuk kesetaraan, dengan pintu geser otomatis di mana semua orang bisa masuk dengan cara yang sama—setiap orang akan terlihat diperlakukan setara.

Desain yang Mudah Diakses

Desain yang mudah diakses berfungsi baik untuk setiap orang, difabel atau bukan, dan memiliki kelebihan karena membuat desain tersebut lebih awet.

 

Desain Untuk Populasi Khusus

Populasi yang dimaksud adalah orang dengan gangguan gerak, pendengaran, dan penglihatan, termasuk juga orang tua yang memiliki salah satu atau lebih dari keterbatasan tersebut.

Desain Untuk Keterbatasan Gerak

  • Orang dengan keterbatasan gerak bisa jadi memiliki kesulitan untuk berjalan sehingga membutuhkan tongkat atau alat bantu jalan.
  • Kebanyakan pertimbangan desain untuk mereka yang memiliki keterbatasan gerak adalah seputar hal-hal penghambat fisik seperti perubahan ketinggian permukaan jalan dengan adanya trotoar, tempat penyimpanan yang banyak, tanga, dan material lantai dengan ketebalan berbeda-beda.
  • Pintu, baik karena lebar-sempitnya atau tinggi-rendahnya atau beratnya juga merupakan penghambat.

Desain Untuk Keterbatasan Pendengaran

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Karpet dan dinding berlapis kain mengurangi gema suara dan meningkatkan akustik bagi orang yang memiliki keterbatasan pendengaran.
  • Pencahayaan yang baik sangat penting untuk pemahaman komunikasi manual dan pembacaan gerak bibir yang sesuai.
  • Pnecahayaan natural yang bagus membantu secara visual dan juga menciptakan perasaan psikologis yang terbuka dan baik.
  • Furnitur diatur dalam bentuk semi-lingkaran atau bentuk U akan memfasilitasi penggunaan bahasa isyarat dan pembacaan gerak bibik dengan memberikan garis pandang yang jelas dari pembicara ke pendengar.
  • Meja makan berbentuk bulat lebih baik daripada kotak karena memberikan garis pandang yang jelas.
  • Sinyal visual seperti menyorotkan cahaya bisa memberikan isyarat visual yang penting. Cahaya bisa diaktifkan dengan telepon bel lampu, jam alarm, alarm kebakaran/pendeteksi asap.

Hal-hal untuk diperhatikan:

  • Pegangan pintu bisa dibuat bertekstur untuk mengindikasikan area berbahaya di luar pintu dan bordes dan trotoar juga bisa dibuat bertekstur untuk mengindikasikan tangga atau perubahan level permukaan pijakan.
  • Objek yang digantung atau menonjol (termasuk tanaman dan ranting pohon) yang memanjang sampai ke jalan untuk tuna netra adalah hal yang membahayakan karena objek tersebut tidak dapat terdeteksi dengan tongkat.
  • Pegangan tangan sebaiknya agak lebih panjang dari ujung tangga.
  • Rambu-rambu harus mencakup huruf, angka, dan simbol Braille.
  • Sinyal yang dapat didengar oleh tuna netra akan sangat membantu di penyeberangan jalan, lift, dan untuk sistem darurat seperti detector asap atau alarm kebakaran.
  • Furnitur sebaiknya berujung tumpul, bahkan lapisan empuk untuk sudut furnitur bisa ditambahkan.
  • Gantungan di dekat colokan listrik mungkin dibutuhkan untuk menggantung kabel sehingga mudah ditemukan jika dibutuhkan.

Desain Untuk Orang Tua

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Kontras visual penting untuk menentukan ruang dan jarak.
  • Di beberapa tempat umum dan fasilitas yang didesain untuk orang tua, jalan keluar adalah hal penting. Pembedaan bentuk furnitur dan karya seni bisa menjadi pengingat lokasi visual. Pengkodean warna untuk area atau lantai juga terbukti bisa sangat membantu.
  • Karena faktor usia, bisa jadi ada kecenderungan pada kornea untuk menguning. Desainer bisa menggunakan lensa berwarna kuning untuk mengevaluasi bagan warna untuk orang tua, menjadi pilihan yang menarik.
  • Mengurangi pengaruh terhadap fungsi tubuh bisa membuatnya diinginkan untuk memilih tekstil untuk kain pelapis yang sudah dibuat khusus untuk mencegah kelembapan atau dilapisi dengan plastik tipis.

 

Populasi Khusus Lainnya

  • Populasi khusus lainnya meliputi anak-anak, orang terlantar, menderita, ketergantungan kimiawi, kelompok religius, kelompok etnis dan budaya, narapidana, orang miskin, kaya, sakit mental, sakit parah, dan banyak lainnya.
  • Tidak seperti kebutuhan desain untuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, kebutuhan desain untuk kelompok-kelompok tersebut, desain universal tidak disesuaikan dengan mereka secara khusus.
  • Misalnya, toilet umum tidak disesuaikan dengan ukuran anak-anak karena populasi lainnya tidak bisa menggunakan fasilitas berukuran kecil seperti itu tadi secara nyaman.

Pertimbangan Desain Khusus Sebagai Tujuan Dasar

Apapun subjeknya, baik itu sistem pencahayaan dan listrik, kain, gaya historis, atau topik lainnya, penting untuk mengukur apa yang kita pelajari terhadap prinsip keberlanjutan dan desain universal. Jika kita mendukung keberlanjutan dan desain universal, maka tidak hanya masa depan menjadi lebih baik, tapi kita juga bisa menikmatinya dengan lebih baik.

Share Post
Written by
No comments

Sorry, the comment form is closed at this time.