Welcome To Our Magazine Website

Pengerjaan Dinding, Langit-langit, dan Jendela

Rangkuman ini berisi pengetahuan formal yang tepat untuk mahasiswa yang mempelajari desain interior. Membaca rangkuman ini akan memberikan pemahaman lebih mendalam dan mempersiapkan diri Anda untuk benar-benar memasuki dunia desain interior.

Material Dinding dan Langit-langit

  • Material dinding dan langit-langit bisa keras atau kaku, fleksibel atau lembut, dan beratnya bervariasi dari berat hingga ringan.
  • Pedoman pemilihan:
  • Material keras menggema dan memantulkan atau memperkuat suara; material fleksibel dan halus menyerap suara.
  • Material yang dipasang permanen harganya lebih mahal karena membutuhkan finishing, pemeliharaan, atau penggantian yang sedikit. Ini mencakup batu, kayu, ubin, dan bata.
  • Interior harus fleksibel terhadap perubahan. Contoh material fleksibel yang bisa digantikan, misalnya cat, pelapis dinding, atau kain.
  • Motif pada dinding akan terpaku pada sebuah kaya atau skema warna dan bisa jadi bersifat membatasi.
  • Pemeliharaan adalah pertimbangan utama di mana ada pembatasan waktu atau biaya untuk pembersihan atau di mana traffic atau anak muda akan cenderung mengotori, membuat bekas atau merusak permukaan dinding.
  • Keaslian dan gaya adalah faktor dalam pemilihan material dinding. Tampilan menyeluruh atau perasaan atau tingkat formalitas menunjukkan permukaan asli dan tekstur yang terlihat serta motif.
  • Ukuran ruangan bisa ditentukan dengan beberapa faktor. Tekstur yang berat, motif yang besar, dan warna gelap atau intens di ruangan membuatnya terlihat lebih kecil, sementara tekstur yang lembut dan halus, motif kecil, dan warna terang atau redup membuat ruangan nampak lebih luas.
  • Fungsi dari interior harus menentukan daya tahan material dinding. Penggunaan yang berat membutuhkan material tahan air; area yang jarang digunakan bisa ‘menerima’ perawatan yang lebih rapuh.

Material Keras atau Kaku

Karakteristiknya adalah:

  • Lebih mahal untuk dibeli dan dipasang
  • Membutuhkan pemeliharaan yang sedikit atau bahkan tidak sama sekali, tergantung dari polesan atau karakter permukaannya
  • Mempunyai tektur dan pola natural cantik yang melekat.
  • Sudah melewati uji waktu dan dianggap sebagai perawatan dinding dan langit-langit yang klasik

 

Cat

Alasan Menggunakan Cat

  • Polesan dinding yang serbaguna, tidak mahal, dan mudah untuk diaplikasikan.
  • Menawarkan berbagai variasi warna dan tekstur dan memastikan proteksi pada permukaan.
  • Memperkuat arsitektur interior dengan warna netral dan non-kompetitif.
  • Kemampuan kontras dan grafis, dan ketertarikan visual atau drama.
  • Kesempurnaan dan kehalusan melalui warna dengan kontras yang rendah, dalam, atau lembut.
  • Cat dengan warna yang cerah akan memberikan aksen atau menarik perhatian pada permukaan dan detail.
  • Cat berwarna gelap membuat permukaan terlihat bagus, dan cat bewarna cerah membuat ruangan lebih luas secara visual.
  • Kromatis dan variasi tekstur cat bisa meniru material lainnya—kayu, marmer atau baut yang dipoles, cangkang kura-kura, atau kain, misalnya.
  • Dinding lukis custom atau mural di langit-langit

Bisa menjadi sangat realistis atau lebih bernada dan sangat halus; pada satu lokasi atau beberapa lokasi mengindikasikan ‘cerita’ yang berlanjut atau perjalanan di seluruh interior.

Pedoman Mengecat

  • Permukaan harus disiapkan dengan benar.

Cat lama yang sudah retak, bergelembung, menyerpih, atau mengelupas  harus dihilangkan atau diampelas. Lepas wallpaper. Retakan, lubang, dan area yang rusak harus ditambal dan diampelas hingga halus.

  • Sebelum memilih warna cat atau tekstur, evaluasi ruangan tersebut.

Lihat dimensinya, ukirannya, aset arsitekturnya, dan kerusakan. Evaluasi jumlah jendela, ke mana jendela tersebut mengarah, dan cahaya yang masuk.

  • Jangan coba untuk menilai warna cat dari kepingan kecil cat—warna dalam jumlah yang banyak akan menjadi lebih gelap dan terang karena kuantitasnya.
  • Pertimbangkan glazing (cat transparn) untuk efek kemunculan cahaya yang unik dan teknik pembuatan tekstur. Lakukan eksperimen dengan kombinasi warna yang berbeda.
  • Pertimbangkan orientasi dan iklim ketika memilih hue untuk dinding yang dicat.
  • Evaluasi kontras apa yang paling tepat pada cat tersebut untuk ruangannya.

Kontras high-value (corak yang paling terang menghadap corak yang paling gelap) akan memberikan aksen dan menarik perhatian pada kontras tersebut. Sebaliknya, light-value di sebelah medium value di dekat dark value akan menciptakan kedalaman dan kekayaan warna.

  • Pertimbangkan efek psikologis warna.

Cara orang merasakan terhadap warna harus dihargai. Warna-warna hangat sangat menghidupkan dan menyambut; warna-warna cool sangat kalem dan memberikan suasana yang santai.

 

Pelapis Dinding

  • Termasuk wallpaper, vinyl, dan pelapis dinding tekstil, dan kain—menyediakan beragas variasi motif, warna, tekstur, pengedap suara.
  • Alasan menggunakan pelapis dinding:
  • Warna, motif, dan tekstur yang tak terbatas.
  • Pelapis dinding dapat mengimitasi material natural seperti batu, kayu, bata, atau ubin dengan harga yang lebih murah dari material tersebut.
  • Pelapis dinding bisa menutupi dinding yang rusak parah atau cat yang sudah tua; bahkan bisa menyamarkan noda atau kerusakan.
  • Pelapis dinding bisa memberikan “dekorasi instan”—untuk menambahkan pesona, kecantikan, dan karakter pada interior.
  • Pelapis dinding berbahan kain menyalurkan kreativitas melalui motif, warna, atau tekstur yang digunakan.

Pedoman Pelapisan Dinding

  • Pilih pelapis dinding yang sesuai dengan gaya dari perabot dan arsitektur bangunan.
  • Pilih motif yang akan tetap stylish dan menarik secara estetis.
  • Batasi jumlah motif dalam sebuah interior dan koordinasikan untuk mendapatkan harmoni dari satu area dengan area lainnya.
  • Motif yang jelas pada langit-langit akan membuat langit-langit terlihat lebih rendah dan mengganggu secara psikologis.
  • Motif yang bertabrakan dengan kain pada interior merupakan pilihan yang buruk. Ingatlah seberapa sering perabot akan diganti atau dipindah.
  • Banyak pelapis dinding bertekstur dan penuh warna yang menarik dan canggih.
  • Pemasangan adalah faktor kunci supaya pelapis dinding terlihat bagus. Hasil kerja pemasang pelapis dinding profesional akan terlihat jauh lebih bagus daripada hasil kerja do-it-yourself yang sembarangan.

Dinding Berlapis Kain

  • Merupakan pelapis dinding yang paling fleksibel, karena bisa dipasang secara datar, berkerut, atau berlipat.
  • Kain dapat diubah karakternya dengan metode pemasangan yang berbeda.
  • Kain yang digunakan di dinding bisa jadi kotor dan pudar atau ternoda, membuat pemeliharaannya sulit.
  • Kain sebaiknya tidak digunakan pada area dengan traffic tinggi di mana orang, khususnya anak-anak, cenderung sering memegang dinding.

 

Pengerjaan Langit-langit

  • Material yang paling sering digunakan adalah yang bahannya ringan, seperti ubin akustik, wallboard, plaster, kayu, dan
  • Untuk langit-langit yang butuh terlihat lebih rendah, gunakan motif, warna gelap atau terang, atau tekstur.
  • Untuk membuatnya terlibat tinggi, gunakan permukaan yang halus dan terang, warna pucat atau kusam.

 

Pengerjaan Jendela

Pertimbangan Pengerjaan Jendela

Banyak faktor yang mempengaruhi pilihan bijak untuk penutup jendela, termasuk:

1. Koordinasi Estetis

Koordinasi estetis merupakan pemilihan pengerjaan jendela yang cermat supaya tidak hanya terlihat cantik, tapi juga menyatu dan mendukung desain interior dan eksterior serta arsitekturnya.

Koordinasi estetis juga membutuhkan sensitivitas terhadap proporsi yang baik. Ini akan membantu untuk menilai proporsi dengan merancang pengerjaan jendela dengan skala.

2. Privasi

Privasi melindungi barang-barang berharga terhadap pencurian. Privasi juga memberikan perasaan psikologis untuk kesejahteraan dan membuat ruangan lebih terpakai setelah gelap.

3. Kesadaran Energi

Kita harus memiliki kesadaran energi karena:

  • Biaya dari pemanas atau pendingin ruangan dikurangi melalui perawatan efisiensi energi.
  • Kenyamanan ruangan ditingkatkan dengan mengontrol pertambahan dan pengurangan panas yang berlebih.

4. Pengaturan Cahaya

Jika ruangan butuh untuk dibuat gelap total. Beberapa pengerjaan buram dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Cahaya sering dibutuhkan, meskipun kilaunya (cahaya langsung yang intens) menyebabkan urutan dan kelelahan berlebih.

Penutup Jendela Lembut

  • Draperies

Draperies merupakan kain lipat yang digantung pada sebuah tongkat.

  • Curtains

Curtains sering berbentuk mengerut, menyatu pada sebuah tongkat, membuatnya statis atau hanya bisa digerakkan dengan tangan.

  • Fabric Window Shades

Fabric shades merupakan panel yang terbuat dari kain yang dibuka-tutup dengan cara digerakkan dari atas ke bawah.

  • Top Treatment

Top treatments digunakan untuk beberapa alasan: untuk menyembunyikan tongkat atau lipatan, untuk menutupi area dari bagian atas jendela ke langit-langit, dan untuk memberikan tampilan lembut pada ruangan.

  • Drapery Hardware

Fleksibilitas pada penutup jendela tergantung pada seberapa banyak perangkat keras yang digunakan.

Alternatif Penutup Jendela

Material alternatif biasanya sangat tahan lama dan membutuhkan perawatan yang sedikit karena hanya perlu dibersihkan secara manual atau menggunakan teknologi canggih atau bahkan kombinasi keduanya.

 

Pertimbangan Bangunan Kontrak

  1. Lebih tahan lama—harus bisa bertahan dari akibat-akibat intensitas penggunaan yang sangat tinggi dan dalam situasi yang kurang terkendali.
  2. Memiliki motif dan tekstur yang lebih sedikit atau tidak terlalu terlihat—material bangunan kontrak cenderung lebih polos dibandingkan dengan macam-macam material dekoratif yang digunakan di rumah.
  3. Tahan api atau anti api, statis, dan anti mikroorganisme—harus memenuhi persyaratan keamanan umum untuk bangunan negara dan lokal.
Share Post
Written by
No comments

LEAVE A COMMENT