Welcome To Our Magazine Website

Rangkuman ini berisi pengetahuan formal yang tepat untuk mahasiswa yang mempelajari desain interior. Membaca rangkuman ini akan memberikan pemahaman lebih mendalam dan mempersiapkan diri Anda untuk benar-benar memasuki dunia desain interior.

Seni Rupa

  • Seni rupa merupakan karya seni berbentuk dua atau tiga dimensi, yang didesain sebagai ekspresi dari kecantikan dan keyakinan atau sebagai sebua pernyataan dari arti pribadi atau perasaan dari seorang seniman.
  • Seni rupa meliputi patung, lukisan, mosaic, dan gambar.

Patung

  • Dibuat dengan cara menatah batu; menggunakan tanah liat, kayu, atau material lainnya; atau merangkai logam.
  • Bisa merepresentasikan bentuk manusia, hewan, atau bentuk lainnya dari alam dengan gaya realistis, konvensionalis, atau abstrak.

Lukisan

  • Dibuat dengan pigmen warna dari sejumlah vehicles (substansi yang memberikan bentuk dan tubuh pada pigmen).
  • Dapat dilakukan menggunakan:
  1. Cat minyak pigmen warna yang dicampur dengan minyak biji rami atau dipernis dan diencerkan dengan turpenten.
  2. Cat air adalah pigmen warna yang dicampur dengan getah dari Arab dan diencerkan dengan air. Karena air yang digunakan sebagai medium cepat mengering, seniman harus bekerja cepat untuk menyelesaikan lukisan.
  3. Akrilik terbuat dari plastik dan dapat dicampur dengan beberapa media atau diencerkan dengan air.Tampilannya bisa buram atau transparan.
  4. Tempera, salah satu jenis lukisan tertua, pigmen dicampur dengan telur dan diencerkan dengan air. Terkadang transparan tapi lebih buram ketimbang cat air.
  5. Fresco merupakan kata dari bahasa Itali untuk “fresh” atau “segar” dan and menunjukkan kombinasi pigmen dan air lemon yang diaplikasikan dengan kuas untuk menyegarkan dan membasahi plester. Ketika kering, pigmen dan plester tersebut akan menyatu.

Mosaik

Mosaik adalah bentuk seni dua dimensi terbuat dari tesserae (bagian kecil dari marmer, ubin, atau kaca berwarna) yang disatukan untuk membentuk sebuah motif.

Gambar

Gambar juga merupakan satu-satunya karya seni dua dimensi yang dibuat dengan pensil, pena dan tinta, kapur, krayon, atau pensil minyak di atas kertas atau permukaan lainnya.

Pencetakan

Ada beberapa macam pencetakan:

1. Ukiran kayu atau kayu balok cetak

Dibuat dengan mengukir desain pada permukaan yang datar pada sebuah kayu. Latar belakangnya dipotong, sehingga tersisa motif dan balok diberi tinta dan dicetak untuk membuat gambar negatif atau pola terbalik.

2. Linoleum block print dibuat dengan memotong motif pada sebuah linoleum pengukur berat.

3. Ukiran merupakan cetakan yang terbuat dari plat logam yang memiliki garis-garis ukiran tangan dengan alat yagn disebut burin.

4. Etching dibuat dengan melapisi plat metal dengan substansi tahan asam seperti Ukiran dan etching meurpakan bentuk dari intaglio, di mana cetakan dilakukan dengan tinta di ceruk piring.

5. Litografi

Seniman membuat sebuah desain pada sebuah balok batu kapir yang halus atau plat metal dengan pensil minyak atau dengan kuas dan tusche (cairan lunak seperti wax).

6. Serigrafi atau sablon sutra, memanfaatkan sebuah kasa sutra yang halus atau serat lainnya dan pemotong stensil untuk membuat sebuah gambar yang positif dan langsung (tidak terbalik).

Seni Grafis, Fotografi, Reproduksim dan Rubbing

  • Seni Grafis meliputi poster yang didesain untuk mempublikasikan kontes atletik, konser, pertunjukan, pameran, dan acara kebudayaan lainnya.
  • Fotografi adalah gambar atau kemiripan yang didapatkan dengan fotografi, di mana karya seni dan prosed memproduksi gambar dengan aksi energi radian (khususnya cahaya) pada permukaan yang sensitif seperti film.
  • Reproduksi merupakan duplikat dari karya seorang seniman dan merupakan alat edukasi yang penting.
  • Rubbing dibuat dengan menempatkan selembar kertas di atas sebuah logam datar atau plak batu—seperti penanda kuburan atau detail arsitektural yang memiliki relief rata atau pola menonjol. Kemudian kertas digosok dengan krayon atau kapur untuk membuat gambar langsung dari pola di bawahnya.

 

Seni Dekoratif

Seni dekoratif mencakup barang-barang bermanfaat seperti cermin, peralatan makan, keranjang, jam, sekat, lampu, buku, permadani, dan karpet, juga barang-barang tidak bermanfaat seperti arca atau patung.

  • Cermin

Cermin sering digunakan untuk menambah kedalaman, perasaan lapang, dan kemilau pada interior.

  • Peralatan Makan dan Masak

1. Keramik

Keramik dibuat dari tanah liat yang sudah dibentuk menjadi bentuk yang berguna, dan dihaluskan, kemudian dibakar atau dipanggang dalam temperatur yang tinggi di dalam oven.

2. Kaca

Kaca digunakan untuk benda-benda dekoratif, piring, peralatan saji, dan peralatan minum dalam berbagai bentuk dan ukuran.

3. Kayu

Dibuat untuk menciptakan objek seni yang cantik, baik diukir ataupun polos, seperti juga peralatan saji, pegangan untuk peralatan logam dan peralatan masak, dan perlengkapan masak lainnya.

4. Logam dan Logam Campuran

Logam dan logam campuran seperti aluminum, kuningan, krom, besi, baja, dan stainless steel, digabungkan dengan emas, perak, timah, perunggu, dan tembaga merupakan metial umum yang digunakan untuk membuat objek seni rupa, peralatan masak, peralatan saji, peralatan makan, sendok-garpu, perlengkapan, dan perkakas dapur.

5. Plastik

Untuk membuat peralatan makan informal dan aksesori lainnya untuk interior. Plastik biasanya lebih murah dibandingkan material lainnya.

  • Keranjang

Karena fungsi dekoratifnya, keranjang menjadi tambahan yang apik untuk interior informal, khususnya ketika bisa digunakan untuk tujuan bermanfaat seperti tempat untuk tanaman, roti, buah, dan lain-lain.

  • Jam

Penunjuk waktu seperti jam pasir, jam matahari, dan jam antik dikoleksi sebagai objek seni.

  • Sekat

Sekat didesain untuk digantung atau dibuat menjadi panel geser untuk membagi dan memisahkan ruangan atau membuat area pribadi.

  • Perlengkapan Pencahayaan Dekoratif

Lampu meja didesain untuk diletakkan di atas meja untuk pencahayaan umum pada sebuah ruangan untuk membaca, menulis, atau tugas spesifik lainnya.

Lampu lantai memiliki tujuan dasar yang sama seperti lampu meja, tapi didesain untuk berdiri di lantai.

Torchère mendeskripsikan tipe lampu lantai yang menyorotkan cahayanya ke atas ke arah langit-langit.

Sconce adalah alat penerangan yang dipasang di dinding dengan berbagai gaya, mulai dari torches dinding atau tempat lilin.

Chandelier adalah alat penerangan yang dipasang di langit-langit, digantung, atau pendant-type. Tipe ini akan berfungsi baik pada ruangan dengan langit-langit tinggi dan di area yang titik fokusnya adalah maksud dari desainnya.

  • Buku

Dinding yang berisi buku-buku menciptakan latar belakang yang pas untuk beberapa pengelompokan furnitur karena merupakan tambahan yang cocok untuk hampir semua interior.

  • Tekstil

Barang-barang ini merupakan bagian penting dari penampilan sebuah interior yang lengkap dan harus dipilih sesuai dengan elemen desain lainnya.

 

Benda dari Alam

Tanaman

  • Tanaman menambahkan kehidupan dan ketertarikan pada interior karena terus bertumbuh dan berganti karena bentuknya.
  • Ketika memilih tanaman, perhatikan baik-baik bentuk, tekstur, dan kecocokannya dengan area penempatannya.
  • Beberapa tanaman akan bertahan baik dengan menggunakan pencahayaan artificial, tapi di lingkungan yang gelap dengan pencahayaan dramatis seperti restoran dan lounge tertentu, tanaman palsu merupakan alternatif yang tepat.

Bunga dan Tumbuhan Hijau

  • Bunga dapat ditaruh dalam bentuk satu tangkai atau banyak tangkai dengan berbagai kombinasi warna dan tekstur. Namun, ketika bunga tidak bisa memberikan kehidupan pada interior, bisa menggunakan benda natural yang dapat bertumbuh lainnya untuk interios.
  • Buah tropis segar dan sayuran dalam penataan yang menarik bisa terlihat cantik. Dedaunan segar dari taman juga bisa memberikan rangkaian tanaman hijau yang tidak biasa dan sangat menarik.

Objek Natural Lainnya

  • Cangkang kerang dan batu bisa dipajang sebagai aksesori dekoratif.
  • Kulit binatang dan hasil buruan bisa menambah kualitas eksotis dan rustic pada interior tertentu.
  • Tangki ikan atau akuarium juga bisa membawa kehidupan ke dalam lingkungan interior.

 

Aksesori Lainnya

Perkakas, komputer, sistem video, sistem audio, dan telepon merupakan elemen penting dari sebuah interior.

 

Penggunaan Aksesori

  • Koleksi

Beberapa koleksi pantas untuk dipajang dan member kualitas pribadi pada lingkungan. Koleksi tersebut bisa berupa seni rupa, porselen atau keramik lainnya, mainan antik, cangkang, buku, botol, atau barang kaca lainnya, perangko, koin, senapan dan pedang, foto, dan lain-lain.

1. Pendekatan less-is-more

Pendekatan pemajangan objek seni ini ditandai dengan kegembiraan menunjukkan koleksi tua dan bersejarah yang sudah terlalu lama disimpan dan kemudian ditemukan kembali. Barang-barang tersebut menjadi baru lagi dan digunakan dengan cara yang berbeda.

2. Kekacauan yang Terorganisir

Ketika barang-barang baru diperkenalkan, barang lainnya akan disingkirkan untuk memberikan ruang bagi barang baru tersebut. Segalanya akan terpajang.

 

Pertimbangan Menyeluruh

Karya seni dan objek yang cocok dengan proporsi, garis, tekstur, warna, dan karakter lainnya dari sebuah desain ruangan akan melengkapi ruangan tersebut. Fungsi adalah faktor lain untuk dipertimbangkan dalam memilih dan mengatur karya seni.

 

Pertimbangan Bangunan Kontrak

  • Seni rupa, terlepas dari harganya, tidak bisa diikat secara eksklusif pada skema dekoratif dengan warna atau elemen lainnya—seni rupa harus memiliki fungsi estetikanya masing-masing.
  • Memilih barang-barang untuk proyek desain seperti ini membutuhkan sensitivitas yang tinggi karena juga harus dipilih berdasarkan hubungannya dengan elemen-elemen desain, harganya, dan fungsi estetikanya.
  • Merupakan sifat manusia untuk mengelilingi diri kita dengan barang-barang yang kita suka, dan desain harus mampu mengakomodasi kecenderungan tersebut sehingga lingkungan kerja bisa menjadi menyenangkan dan suportif dalam berbagai cara.

 

Written by
No comments

Sorry, the comment form is closed at this time.