Welcome To Our Magazine Website
 

Inilah Perbedaan Desainer Interior dan Dekorator Interior

Desainer dan dekorator interior. Meskipun kelihatannya sama saja, namun sebenarnya keduanya memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.

Pekerjaan desainer interior dan dekorator interior ternyata kerap membuat bingung. Anda sedang merencanakan perubahan desain interior untuk rumah Anda. Konsep sudah di pikiran, bahkan sudah ada rancangan sederhana mengenai konsep Anda. Kemudian, Anda dihadapkan pada masalah pemilihan jasa yang tepat untuk membantu Anda mewujudkan ruangan impian Anda: apakah harus menggunakan jasa desainer interior atau dekorator interior? Apakah keduanya sama saja atau berbeda? Untuk membantu Anda menjawab permasalahan tersebut, Anda bisa menyimak ulasan jelas mengenai perbedaan desainer dan dekorator interior berikut ini.

Apa yang Mereka Pelajari?

Desainer interior merupakan sebuah profesi yang membutuhkan pendidikan serta pelatihan khusus, bahkan diperlukan juga lisensi untuk menjadi desainer interior yang tepercaya. Selesai menempuh pendidikan formal, orang yang bergelut dalam bidang desain interior akan melakukan magang di beberapa perusahaan desain interior yang bermutu sebelum membuat perusahaan mereka sendiri. Desainer interior memiliki keahlian dalam computer-aided design (CAD), pengetahuan mendalam seputar tekstil, warna, macam-macam furnitur, perencanaan ruang, sejarah seni, arsitektur, konstruksi, dan lain-lain.

Sementara untuk menjadi seorang dekorator interior, tidak diperlukan pendidikan atau pelatihan khusus karena fokusnya adalah tampilan estetis. Karenanya, yang sangat dibutuhkan sebagai seorang dekorator interior adalah kepekaan rasa tentang desain interior atau tentang tampilan visual ruang yang cantik serta menarik.

Bagaimana Pekerjaan Mereka?

Pekerjaan seorang desainer interior sejatinya merupakan penerapan dari seni dan pengetahuan tentang pemahaman pola perilaku manusia untuk menciptakan ruangan yang fungsional untuk mereka. Maka dari itu, desainer interior akan terlibat dari awal pembangunan sebuah rumah atau ruangan, bahkan bekerjasama dengan arsiteknya, untuk memahami ruangan dengan baik. Hal ini bertujuan supaya pekerjaan mereka yang meliputi pemasangan lantai, lapisan dinding, pencahayaan, pengecatan dinding, dan pemilihan furnitur tidak hanya terlihat bagus saja, tapi juga berfungsi maksimal. Karenanya, desainer interior dapat melakukan perubahan tata letak jendela, pintu, atau bagian fisik bangunan lainnya. Selain itu, seorang desainer interior memahami dengan baik aturan pendirian dan standar keamanan bangunan yang dapat diterapkan dalam desainnya.

perbedaan-desainer-interior-dan-dekorator-interior

source: 417homemag.com

Di sisi lain, dekorator interior bekerja ketika Anda ingin mengubah tampilan ruangan yang sudah jadi. Tidak seperti desainer interior yang bisa bekerja dari awal proses pembangunan, dekorator interior untuk menjadikan sebuah ruangan terlihat lebih estetis. Mereka akan membantu Anda menentukan konsep ruangan, membeli furnitur, dan menghias atau menata ulang ruangan Anda. Interior dekorator hanya mengerjakan bagian permukaan sebuah ruangan, tidak melakukan perubahan bentuk ruangan. Dekorator interior pun hanya berpegang pada pengetahuan yang umum seputar pendirian serta standar keamanan sebuah bangunan atau bahkan sama sekali tidak tahu tentang hal-hal tersebut.

Siapa yang Bekerja dengan Mereka?

Arsitek dan kontraktor merupakan pihak yang kerap bekerjasama dengan desainer interior. Baik dalam membangun perumahan, hotel, perkantoran, dan lain sebagainya. Kerjasama antar pihak ini diperlukan karena setiap pihak dapat saling membantu. Desainer interior akan mendapatkan gambaran seperti apa ruangan akan terbentuk nantinya, untuk mulai merencanakan konsep desain ruangan. Namun tentunya, desainer interior juga sudah melakukan tahapan konsultasi dan diskusi dengan klien untuk mencapai desain interior yang sesuai dengan keinginan klien.

Berbeda dari desainer interior, karena dekorator interior bekerja untuk renovasi atau dekor ulang ruangan yang sudah jadi, maka interaksi yang terjadi selama proses pengerjaan adalah antara dekorator interior dengan klien. Tidak diperlukan keterlibatan arsitek ataupun kontraktor karena dekorator interior tidak akan melakukan perubahan pada bentuk bangunan.

Mana yang Harus Digunakan?

Jadi, jika fokus Anda adalah mempercantik ruangan atau mengganti desain ruangan yang sudah membosankan bagi Anda dan Anda tidak ingin melakukan perubahan besar, seperti memindah posisi jendela, pada ruangan Anda, gunakanlah jasa dekorator interior. Tapi, kalau Anda ingin melakukan perubahan yang signifikan, desainer interior bisa menjadi pilihan Anda. Tidak ada salahnya juga jika Anda ingin mendekor ruangan Anda, namun Anda ingin mempercayakannya pada desainer interior karena pengetahuan mereka yang lebih luas dan mendalam.

Image source: theartcareerproject.com

Artikel yang berhubungan:

Share Post
Written by
No comments

LEAVE A COMMENT