Welcome To Our Magazine Website

Rangkuman ini berisi pengetahuan formal yang tepat untuk mahasiswa yang mempelajari desain interior. Membaca rangkuman ini akan memberikan pemahaman lebih mendalam dan mempersiapkan diri Anda untuk benar-benar memasuki dunia desain interior.

Detail arsitektur merupakan fitur permanen seperti tangga, pintu, jendela, panel, molding, trim, cerobong asap, perapian, dan cabinetwork. Sekarang, seperti zaman dahulu, desainer dan tukang bangunan memilih hal-hal detail untuk menyediakan sebuah elemen finish dalam pada sebuah interior untuk membuat desain lebih menarik.

Dinding

Pada tempat tinggal umumnya dari berbagai masa, material pemasangan dinding biasanya sama dengan material bangunan. Tentunya, salah satu jenis yang paling populer dari tahun ke tahun adalah panel kayu. Namun, pengaruh gaya internasional (dengan ornamen historis yang minim) dan kenaikan harga detailing historis yang tinggi telah membuat panel historis menjadi langka.

Panel Kayu

  • Panel Tradisional bisa dibuat dengan panel datar, miring (perimeter panelnya dipotong di salah satu sudut supaya sesuai dengan bingkai), atau terangkat (proyek panel di luar bingkai).
  • Beadboard adalah tipe panel abad ke 19 hingga awal abad ke 20. Panel ini dibuat dengan garis-garis vertikal kecil yang dipisahkan oleh lengkungan vertikal yang membulat. Beadboard sering digunakan sebagai kayu lis atau dado (bagian terbawah pada dinding yang dipisahkan oleh
  • Papan dan batten adalah panel yang terbuat dari papan vertikal yang luas. Jarak di antara papan dilapisi dengan garis kayu berukuran 2,5 – 5 sentimeter yang disebut Papan dan batten yang terbalik memberikan efek sebaliknya dari kayu tersebut dengan permukaan atau alur yang luas di antaranya.
  • Panel Tongue-and-groove terdiri dari beberapa papan yang disatukan dengan sebuah projecting tongue pada salah satu sudutnya yang sesuai dan bisa masuk ke dalam ceruk groove pada sudut seberangnya. Kedua sudut papan tersebut berbentuk miring sehingga membentuk huruf V di mana papan-papan tersebut bertemu. Groove tersebut menyembunyikan ketidakteraturan dalam ketebalan papan.

Moldings

  • Moldings adalah trims yang digunakan untuk membuat efek dekoratif.
  • Pada saat yang bersamaan, moldings dapat menutupi sudut-sudut dinding yang tidak rapi ketika proses pembangunan.
  • Biasanya terbuat dari kayu yang mudah diolah: cemara dan
  • Moldings bisa dipernis atau dicat. Kalau dicat sama dengan warna dinding, maka akan cenderung tidak terlalu terlihat. Sementara kalau dicat dengan warna yang kontras dengan warna dinding, maka akan memberikan fitur dinamis pada ruangan. Berikut ini daftar tipe-tipe trim:
  • Base mendeskripsikan molding yang digunakan untuk menyempurnakan dinding yang menyatu dengan lantai.
  • Baseboard didesain dari kayu. Trim ini kadang-kadang disebut mopboard karena melindungi dinding saat pembersihan.
  • Chair rail adalah molding yang ditempatkan pada ketinggian yang sejajar dengan sebuah kursi untuk melindungi dinding dari kerusakan.
  • Crown atau bed moldings ditaruh di mana dinding menempel dengan langit-langit untuk menambahkan sentuhan finishing pada ruangan dengan gaya tradisional.
  • Cornice moldings sering dimasukkan ke dalam hiasan dekoratif.
  • Cove molding berbentuk bulat yang ditaruh di mana dinding menyatu dengan langit-langit.

Pintu

  • Pemilihan sebuah pintu sangat penting untuk beberapa alasan praktis. Pertimbangan utamanya adalah keamanan untuk perusakan dan usaha masuk yang melanggar hukum, pemeliharaan berkaitan dengan iklim dan jumlah keausan yang mungkin terjadi, dan perlindungan terhadap api.
  • Di luar faktor keamanan krusial dan perawatan, ada beberapa pertimbangan biaya awal dan pemeliharaan (termasuk pengecatan, memelitur, dan kemampuan untuk bertahan dari kerusakan). Biaya awal harus setara dengan biaya pemeliharaan. Kalau pertimbangan tersebut cocok, estetika akan menjadi faktor penentu dalam pemilihan gaya.
  • Pintu terbagi menjadi 2 kategori utama:
  • Pintu kayu tradisional berpanel dibuat dengan cara yang sama seperti panel dinding tradisional. Pintu tipe ini terdiri dari tumpuan dan rel yang mengamankan panel
  • Flush doors, seperti namanya, tampilannya rata tanpa panel yang naik-turun.
  • Pintu metal, awalnya digunakan hanya untuk area dengan permasalahan keamanan serius, namun sekarang sudah banyak digunakan di manapun. Dibandingkan dengan pintu kayu, pintu metal memiliki masalah perubahan dimensi yang lebih minim akibat perubahan temperature dan kelembapan.
  • Pintu tempered glass berkekuatan tinggi dengan bingkai metal (atau tanpa bingkai) tergolong fungisonal, khususnya untuk bangunan kontrak karena akan memperlihatkan area yang banyak dilewati dan membuat orang dapat melihat ke dalam area di mana produk atau jasa tersedia.
  • Pintu kaca dengan bingkai metal atau kayu membuat jalan masuk yang mengundang ke teras atau balkon atau pemisah aktraktif antar ruangan. Pintu kaca geser sudah tidak terlalu populer karena berat dan susah untuk dioperasikan.
  • Pintu plastik bertekstur dalam berbagai desain, termasuk tipe panel tradisional, sudah tersedia saat ini. Ada yang diembos dengan serat kayu atau benar-benar mulus. Kalau dicat, pintu ini akan terlihat seperti pintu kayu, khususnya dari kejauhan.

Beberapa tipe pintu yang dapat ditemukan dalam interior saat ini:

  • Pocket doors meluncur pada lintasan metal ketika dibuka atau ditutup. Saat dibuka, pintu ini akan masuk ke dalam ‘kantong’ tersembunyi di dalam bingkai dinding. Pintu ini menguntungkan khususnya jika dipakai pada area di mana pintu ayun justru menghalangi jalan.
  • Bifold doors adalah pintu yang tergantung pada dua bagian.
  • Accordion doors, akan terlipat seperti akordion pada lintasan yang ada dan lipatannya akan tertumpuk rapi pada ruang kecil.
  • Louvered doors adalah pintu dari kayu dengan louver Pintu dengan louver memungkinkan adanya sirkulasi udara tanpa mengurangi privasi.
  • French doors adalah pintu ganda yang mirip dengan paneled doors, tapi bingkai kayunya berisi kaca, bukan panel kayu.
  • Dutch doors terbagi secara horizontal menjadi dua bagian sehingga salah satunya bisa ditutup atau dibuka atau kalau keduanya ditutup makan akan terlihat seperti pintu tunggal.
  • Shoji screens adalah panel geser dari Jepang yang terbuat dari bingkai kayu berisi kertas oriental. Pintu ini digunakan seperti dinding geser sebagai pemisah di rumah tradisional Jepang.

Jendela

Beberapa pertimbangan utama dalam pemilihan dan penempatan jendela adalah berikut ini:

  • Keamanan. Jendela adalah titik termudah untuk perampokan; semakin banyak julahnya dan semakin mudah diakses dan buruknya pencahayaan jendela terlihat dari luar, maka semakin besar resikonya.
  • Arah dan pengumpulan cahaya. Di mana pengumpulan cahaya diinginkan, jendela jarus banyak dipasang di sisi selatan bangunan dan kurangi pemasangan jendeal pada sisi utara. Cahaya paling cerah dan stabil berasal dari utara, paling hangat dan konstan dari selatan, cerah dan terang dari timur, dan paling berwarna dan panas dari barat.
  • Jumlah cahaya yang diinginkan. Jumlah cahaya yang banyak bisa menyehatkan pikiran dan tubuh, tapi jika ditambahi dengan panas dan kilauan, cahaya bisa menjadi tidak sehat untuk emosi dan fisik.
  • Pemandangan. Jendela harus dirancang untuk membingkai pemandangan bagus apapun.
  • Lokasi, ketinggian dinding, dan jumlah jendela dapat sangat menentukan tingkat privasi yang bisa didapatkan penghuni.

Jendela sudah berevolusi dari lembaran biasa terbuat dari kulit binatang menjadi panel pada abad pertengahan, kemudian menjadi jendela besar pada akhir masa Renaissance, lalu menjadi rumah kaca pada abad keduapuluh. Tidak mengherankan, kaca telah menjadi bagian yang penting dalam evolusi tersebut. Menempatkan kaca pada sebuah tempat disebut glazing dan bisa dilakukan dengan satu atau beberapa lembar kaca:

  • Satu lapis kaca disebut single glazing.
  • Double glazing, atau panel termal adalah dua lapis kaca ditumpuk di dalam sebuah frame untuk menghalangi panas atau dingin.
  • Efisiensi energi dapat ditingkatkan selanjutnya dengan menambahkan lapisan kaca ketiga untuk memproduksi triple glazing. Ini sering digunakan untuk jendela badai musim dingin.

Jendela yang dapat dibuka secara mekanis atau dengan tangan disebut operable. Keuntungan nyata dari jendela operable adalah kemampuannya untuk menerima udara segar. Jendela fixed, tetap, atau inoperable digunakan di mana ventilasi tidak diinginkan karena sistem HVAC disegel, di mana jendela jauh dari jangkauan, atau di mana sebuah pemandangan ingin dibingkai tanpa terganggu oleh gawang pemisah. Berikut ini adalah tipe-tipe jendela pada umumnya:

  • Jendela melengkung dan bulat sudah disukai selama berabad-abad.
  • Awning windows digantungkan pada bagian atas untuk diayun ke luar pada sebuah sudut seperti tenda.
  • Jendela bay and bow adalah jendela yang terproyeksi. Jendela bay and bow memberikan keatraktifan pada bagian luar bangunan. Jendela ini menambah ruang ekstra pada bagian interior, juga menerima cahaya.
  • Jendela casement digantung pada sisi kanan-kiri, dibuka dengan cara diayun. Jendela ini merupakan gaya historis yang penting di beberapa negara.
  • Jendela clerestory dulunya merupakan jendela tertinggi di Gereja Gotik dan sekarang jendela clerestory tetap menjadi jendela yang dipasang tinggi di dinding. Jendela ini mungkin diciptakan hanya untuk mendapatkan cahaya dan sebagai ventilasi. Jendela ini memberikan cahaya yang mencukupi dan juga menjaga privasi.
  • Jendela katedral adalah jendela bersudut dengan bingkai berbentuk huruf A yang mengikuti pucuk langit-langit berkubah.
  • Jendela greenhouse merupakan kotak kaca terproyeksi yang digunakan untuk menangkap sinar matahari.
  • Jendela jalousie terbuat dari bilah louvered yang miring terbuka dan tertuutp. Keuntungan utama dari jendela ini adalah kemampuannya untuk menyediakan ventilasi sekaligus juga menghindari masuknya air hujan.
  • Jendela sash terbuat dari dua panel jendela yang didesain untuk digeser ke atas dan bawah secara vertikal.
  • Sidelight adalah jendela sempit yang menempel pada pintu.
  • Skylights adalah custom-installed atau unit setengah jadi yang dipasang pada atap dan langit-langit untuk membawa masuk cahaya natural ke dalam ruangan yang tidak memiliki akses langsung ke jendela sehingga membuat ruangan tersbeut gelap tanpa skylights
  • Jendela attic adalah jendela operable yang memutar, yang ditempatkan pada atap bersudut.
  • Jendela sliding secara teknis sama dengan jendela sash, hanya saja ini didesain untuk digeser secara horizontal.

Tangga

Pada abad pertengahan, tangga diletakkan pada menara kecil atau disembunyikan di antara dinding. Kemudian, pada masa Renaissance, tangga menjadi lebih terlihat, dan di abad ke-delapanbelas, tangga sering dijadikan titik fokus dramatis sebuah rumah. Pilihan-pilihan tersebut masih menentukan desain tangga saat ini. Tangga bisa saja fungsional atau tidak mengganggu atau menjadi bagian sangat dramatis pada sebuah desain.

Tangga bisa menjadi bagian interior yang cantik dan menarik. Karena komponen pembuatannya bisa jadi tidak familiar, maka dibuat daftar, dibedakan, dan digambarkan sebagai berikut:

  • Stringer adalah bentuk diagonal dengan struktur berlekuk yang menyangga dan memberi bentuk pada tangga. Pada tangga yang utuh, struktur lengkungnya tidak terlihat karena biasanya tertutup oleh treads atau pijakan. Pada tangga utuh, molding diagonal pada dinding di sebelah pijakan juga disebut
  • Treads adalah bagian datar dan horizontal di mana kaki berpijak saat naik atau turun tangga.
  • Nosing adalah ujung membulat pada Nosing membuat tangga tidak tajam dan berbahaya. Selain itu juga mencegah karpet dari tangga menjadi aus karena ujung yang tajam.
  • Riser adalah bagian vertikal antara Riser-lah yang menjadi toe kick pada tangga.
  • Starting step adalah pijakan pertama pada tangga. Sering dibuat dalam bentuk melengkung pada bagian yang terbuka untuk menyangga gawangan tangga.
  • Landings adalah bagian tengah tangga (biasanya pada kelokan) atau area pada bagian bawah dan atas tangga. Landings penting karena membuat tangga bisa membelok dan membuat tangga menjadi lebih aman.
  • Handrail atau banister adalah bagian yang mengikuti lengkungan tangga dan dipegang oleh tangan.
  • Baluster adalah bagian vertikal yang menyangga
  • Stairwell adalah area terbuka di aman tangga terletak. Bentuk dan ukurannya beragam sesuai dengan desain tangganya.

 Tangga bisa berbentuk macam-macam. Bentuk yang umum adalah seperti berikut:

  • Tangga yang sisi-sisinya tidak menempel pada dinding disebut open stair.
  • Semihoused stair menempel dengan dinding pada satu sisi dan terbuka pada sisi lainnya.
  • Tangga dengan dinding di kedua sisinya disebut closed atau housed stair.
  • Tangga berbentuk lurus tanpa kelokan biasa disebut memiliki straight run.
  • Tangga yang berkelok 90 derajat pada sebuah landing disebut one-turn stair.
  • Double-turn stair memiliki dua kelokan 90 derajat pada dua landings
  • U-stair berkelok 180 derajat pada sebuah
  • Spiral staircase berputar pada sumbu pusat seperti pembuka tutup botol. Tangga tipe ini memakan ruang paling sedikit tapi sering susah dinegosiasikan dan mempersulit perpindahan furnitur.
  • Curved staircase bisa berbentuk open atau semihoused dan membentuk lekukan yang cantik.

Perapian dan Cerobong Asap

Perapian adalah detail lain yang sering dihubungkan dengan kenangan indah. Dari tahun ke tahun, teknologi dasar dari perapian hanya berubah sangat sedikit. Desain dekoratif cerobong asapnya-lah yang paling banyak berubah. Perapian terbuat dari beberapa komponen:

  • Hearth adalah lempengan yang tidak mudah terbakar yang menjadi alas api dan memproyeksikannya ke ruangan untuk mencegah percikan bara api membekas pada lantai.
  • Firebox berisi api dan dibuat dari masonry atau logam pada bagian atas
  • Surround adalah bagian yang tidak mudah terbakar yang membingkai bagian terbuka
  • Flue adalah pipa cerobong yang dipisahkan dari firebox dengan plat logam yang dapat digerakkan, yang mengontrol aliran udara dan keluarnya asap.
  • Zero-clearance fireplace units adalah unit serba-lengkap dengan tiga dinding terinsulasi yang memungkinkan penempatan di dinding tanpa batu bata tahan api.

Perapian dapat dibuat dalam bentuk apapun—imajinasi dan fungsi adalah satu-satunya larangan nyata. Beberapa tipe yang umum adalah:

  • Bagian muka dari perapian flush-face rata, atau datar, dengan bagian rata di dinding sekelilingnya.
  • Bagian depan perapian projecting memantul ke dalam ruangan, membentuk rak di atas perapian.
  • Perapian hooded menggabungkan kap yang memantul yang mungkin terbentuk ke dalam bentuk apapun, mulai dari melingkar hingga bersudut sampai menyerupai kotak.
  • Perapian cornere diletakkan di sudut ruangan; bisa jadi memiliki kap atau dibuat seperti perapian biasanya.
  • Banyak perapian yang didesain dengan raised hearth yang dibentuk hanya di bagian depan firebox atau menyambung keseluruhan panjang dinding.
  • Perapian two-way memiliki bukaan pada dua sisi sebagai sebuah dinding pembatas antara dua ruangan, seperti ruang keluarga dengan ruang makan, di mana firebox terbuka pada sisi berlawanan (180 derajat).
  • Perapian free-standing adalah sebuah unit logam atau perapian lainnya yang ditempatkan di ruangan, jauh dari dinding, dengan pipa cerobong yang terekspos.
  • Perapian juga bisa diletakkan menempel dengan kompor, disebut fireplace inserts untuk penggunaan bahan bakar yang lebih efisien dan sedikit berkurangnya udara hangat rumah.

Langit-langit

Kini, ada banyak pilihan material untuk langit-langit dan tipenya untuk dipilih. Langit-langit bisa jadi dekoratif atau struktural dan bahkan bisa memberikan fungsi penting pelapisan, serta menyediakan akses untuk sistem mekanis yang terletak di langit-langit. Langit-langit dapat dibentuk dengan banyak cara:

  • Tipe langit-langit paling sederhana adalah flat plaster or Sheetrock. Pemasangan polos ini ideal untuk yang ingin desainnya menonjolkan area lain pada ruangan tersebut.
  • Vault adalah langit-langit yang dibuat dengan prinsip sebuah busur. Karenanya, langit-langit lengkung bisa membulat atau meruncing seperti langit-langit Gereja Gotik.
  • Langit-langit Katedral meruncing dengan dua landaian. Sementara yang hanya memiliki satu landaian disebut shed ceilings. Ini bisa menjadi menarik karena bagaimana mereka menciptakan ruang mebuat ruangan yang relatif sempit terasa lebih luas dari aslinya.
  • Tray ceilings dibuat lebih tinggi dari perimeter; sering di-trim dengan
  • Domes adalah langit-langit berbentuk membulat seperti mangkuk. Domes bisa agak datar dan sedikit melengkung atau dalam dan tinggi. Karena bentuknya adalah bentuk surga, dome menarik perhatian dan menciptakan rasa luas.
  • Beamed ceilings secara sekilas mengekspos rangka atap sebagai fitur dekoratif ruangan. Bisa berbentuk sangat simpel dan kasar atau diukir dengan ukiran mewah atau dilukis.
  • Coffers adalah kotak-kotak yang terkonstruksi pada ruang di antara balok.
  • Coved ceilings dibentuk dengan radius melengkung atau sudut lurus di mana dinding bertemu langit-langit.

Cabinetwork

Cabinetwork, atau cabinetry, adalah woodwork untuk interior yang sudah jadi seperti rak dan cabinet. Cabinet dapat diproduksi secara massal dalam ukuran standar atau dibuat untuk spesifikasi sesuai permintaan di toko kerajinan kayu besar ataupun kecil oleh pengrajin kayu yang berbakat.

Cabinetwork produksi massal dipasang di manapun yang sesuai dengan ukuran standar dan di mana dana terbatas menuntut keekonomisan. Unit rakitan bisa dibeli di toko perlengkapan ruamh tangga.

Share Post
Written by
No comments

Sorry, the comment form is closed at this time.