Welcome To Our Magazine Website
 

Cara Mendeteksi Desainer Interior yang Buruk

Apapun, pasti ada yang baik dan buruk. Begitu pula desainer interior, ada desainer interior yang sebaiknya Anda hindari.

Memilih desainer interior tidak hanya berdasarkan rasa, tetapi juga fakta. Fakta yang dapat menjadi pertimbangan adalah portofolio proyek-proyek yang pernah dilaksanakan oleh desainer interior tersebut. Melalui portofolio, Anda dapat menilai bagaimana kualitas pekerjaan mereka. Selain itu, Anda juga bisa melihat dari kantor yang mereka miliki. Desain interior kantor tentunya merupakan contoh dari karya mereka yang akan membuat klien mempercayakan proyek perombakan ruangan rumahnya pada mereka. Inilah faktor-faktor yang bisa memberikan nilai kurang pada kualitas desainer interior.

Kombinasi Warna yang Kurang Tepat

Mengombinasikan warna bukanlah hal yang mudah bagi orang awam. Namun, seharusnya merupakan hal yang dikuasai oleh desainer interior karena mereka mempelajari tentang warna secara mendalam ketika menempuh pendidikan. Bahkan, melalui pengalaman mengerjakan berbagai proyek, pengetahuan warna mereka tentunya akan semakin terasah. Meskipun begitu, masih ada saja desainer interior yang kurang dapat memadukan warna dengan baik. Apabila desainer interior yang akan Anda gunakan ternyata tidak memiliki kemampuan perpaduan warna yang baik, sebaiknya Anda tidak memilihnya karena kombinasi warna yang kurang pas bisa membuat Anda tidak nyaman berada di dalam ruangan dan tentunya membuat ruangan tidak menarik secara estetis.

Peletakkan Barang Tidak Berguna

Desainer interior sudah paham bahwa barang dekorasi atau furnitur yang ada di dalam ruangan harus memiliki nilai estetis dan juga fungsi. Karenanya, apabila Anda melihat barang yang kurang memiliki fungsi terlalu banyak diletakkan sebagai dekorasi ruangan, Anda patut mempertanyakan tujuan peletakkan barang-barang tersebut. Ruang yang dipenuhi barang-barang tidak berfungsi maksimal hanya akan memakan ruang dan membuat Anda kerepotan dalam perawatannya.

Penggunaan Warna yang Terlalu Pucat

desainer-interior-yang-jelek

source: travelingmama.net

Memang, warna bisa mempengaruhi tampilan keseluruhan ruangan. Apalagi warna pada permukaan yang luas seperti dinding, lantai, dan langit-langit. Sekalipun Anda menyukai desain minimalis, namun tidak berarti Anda menginginkan semua ruangan Anda berwarna putih atau abu-abu muda. Desainer interior yang baik tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi dengan memberikan masukan kepada Anda. Sedangkan desainer interior yang buruk hanya akan memenuhi permintaan Anda meskipun itu terlihat kurang pas.

Pemakaian Aksen Tidak Penting

Aksen rumbai, ukir, dan sebagainya memang bagus untuk beberapa furnitur dan barang dekorasi. Namun, pemakaian aksen yang berlebih dan tidak penting justru akan membuat orang yang melihatnya pusing. Selain itu, aksen berlebih juga akan mengurangi nilai estetis tampilan ruangan. Apalagi kalau ruangan Anda terhitung sempit, penggunaan terlalu banyak aksen akan membuat ruangan menjadi semakin sempit.

Pengetahuan Tentang Material

Faktor ini dapat Anda ketahui melalui proses komunikasi dan diskusi. Tanyakan material apa yang terbaik untuk konsep desain Anda dan juga material apa yang kurang baik. Kelebihan dan kekurangan material pun sebaiknya dikuasai oleh desainer interior supaya bisa menjadi bahan pertimbangan klien. Apabila tidak, maka klien akan bingung menentukan material yang baik. Ingat, Anda akan menggunakan ruangan tersebut dalam waktu lama, sehingga kualitas material sangat penting untuk diperhatikan.

Orisinalitas Ide Desain Interior

Desainer interior atau pekerjaan apapun seharusnya menjunjung tinggi orisinalitas. Begitu melihat portofolio desainer interior yang akan Anda pilih, coba pastikan ide desain interior mereka orisinal dan tidak mencontek karya orang lain. Hal ini bisa Anda lakukan dengan browsing informasi seputar desain interior sebanyak-banyaknya di internet. Di samping itu, Anda juga bisa menanyakan kepada desainer interior, dari mana inspirasi tersebut berasal.

Hal-hal tersebut dapat Anda lihat dari portofolio mereka serta perbincangan langsung ketika konsultasi. Karenanya, penting untuk memperhatikan portofolio secara saksama untuk menilai kualitas seorang desainer interior dan bertemu langsung supaya dapat berkomunikasi dan menggali sebanyak mungkin informasi.

Image source: cqazzd.com

Artikel yang berhubungan:

Share Post
Written by
No comments

LEAVE A COMMENT